Pada Sebuah Rel Kereta Tak Bertuan

Tak ada rumah, tak ada lampu jalan, hanya hamparan rerumputan liar dan rel yang seperti menyusuri dunia tanpa akhir. Sepi di sini bukan sekadar hening, tapi seperti perjanjian. Seperti kesepakatan diam antara dunia dan kematian. Ia suka itu—ketiadaan saksi.
Hendra Purnama. Storyteller yang telah berkarya sejak 2004, dengan pengalaman panjang di dunia fiksi, nonfiksi, penyutradaraan serta penulisan skenario. Filmnya yang berjudul Hese Usik Hese Malik menjadi nominasi Best Script Film Festival Film Pendek di TVRI Jawa Barat 2025; skenarionya yang berjudul Foto yang Hilang menjadi finalis lomba skenario film pendek Narasi Kepahlawanan 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan. Saat ini bekerja sebagai scriptwriter di The Panasdalam Pictures dan managing editor The Panasdalam Publishing

Kini hanya Kukis yang tersisa. Ia menatap rel yang kembali sunyi, sama persis seperti saat pertama datang. Dingin malam kembali menempel di kulit. Angin mulai berjalan perlahan. Langit di atasnya masih sama. Rel di bawahnya pun tak berubah.

Kukis menatap titik tempat ia semula berbaring, tempat di mana tubuhnya hampir menyatu dengan batu-batu, dengan kemungkinan akhir. Tapi kini tempat itu terasa asing. Seolah tidak lagi miliknya. Ada jejak tubuh tak kasat mata yang tertinggal di sana, jejak Babul. Ia melangkah perlahan mendekat, namun langkahnya terhenti beberapa jengkal sebelum rel. Seperti ada dinding tak terlihat yang menghalanginya

Kukis mendongak. Langit masih menatapnya dengan cahaya bintang yang dingin. Sunyi masih tinggal di sekelilingnya, tapi tidak lagi terasa akrab. Kini sunyi itu justru memantulkan suara-suara dari dalam dirinya sendiri.

Apakah aku sungguh ingin mati?9

Angin bersiur, untuk pertama kalinya Kukis merasakan kedinginan. Perutnya pun keroncongan seperti orang yang masih hidup. Sejenak kemudian Kukis menghambur ke arah perginya Babul. Ia mendadak juga ingin makan nasi goreng. Tak penting lagi baginya apakah kereta barang itu jadi lewat di sana atau tidak.

Bandung, April 2025

Halaman: 12345678910

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru