OMK Paroki Renha Rosari Halehebing Ambil Bagian dalam NYD III Regio Bali-Nusa Tenggara di Keuskupan Maumere

Bagi para peserta dari Halehebing, keikutsertaan dalam NYD III bukan sekadar menghadiri sebuah pertemuan kaum muda, tetapi menjadi kesempatan untuk memperluas persaudaraan, memperdalam iman, dan membangun semangat pelayanan di tengah Gereja.

PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Maumere, NTT, 1 Juli 2026 – Semangat Orang Muda Katolik (OMK) mewarnai pembukaan Nusra Youth Day (NYD) III Regio Bali dan Nusa Tenggara yang berlangsung pada 1–5 Juli 2026 di Keuskupan Maumere, dengan Paroki Santo Mikael Nita sebagai tuan rumah. Kegiatan akbar ini mempertemukan ribuan OMK dari berbagai keuskupan di Regio Bali dan Nusa Tenggara dalam semangat persaudaraan, pelayanan, dan pendalaman iman.

Peserta yang turut ambil bagian adalah OMK Paroki Renha Rosari Halehebing, Keuskupan Maumere, yang mengutus delapan orang peserta. Mereka merupakan perwakilan dari tiga stasi, yakni Stasi Hebing, Stasi Santo Remigius Natakoli, dan Stasi Santo Yosep Lere.

Hari pertama, Rabu (1/7), diawali dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan dengan penempatan di lokasi penginapan yang telah ditentukan panitia. Di tempat penginapan tersebut, para peserta mulai mengikuti berbagai kegiatan kebersamaan, pendampingan, serta dinamika kelompok bersama OMK dari berbagai keuskupan.

Baca juga: Tanggapi Somasi Tudingan "Bujuk Rayu" Pembangunan Dapur MBG 3T di Sikka, Pihak Rekanan Balik Tuntut Investor Minta Maaf

Bagi para peserta dari Halehebing, keikutsertaan dalam NYD III bukan sekadar menghadiri sebuah pertemuan kaum muda, tetapi menjadi kesempatan untuk memperluas persaudaraan, memperdalam iman, dan membangun semangat pelayanan di tengah Gereja.

Suasana penuh sukacita dan persaudaraan yang terjalin bersama OMK se-Regio Bali dan Nusa Tenggara menjadi pengalaman yang sangat berharga. Melalui berbagai kegiatan yang dijalani, para peserta diharapkan mampu menjadi pribadi yang semakin dewasa dalam iman serta siap menjadi motor penggerak kehidupan menggereja di paroki masing-masing.

Vince Djeja peserta dari Paroki Renha Rosari Halehebing mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti NYD III.

Baca juga: Kasus Kematian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni di TTU Tuai Kecaman, WHN Desak Presiden Turun Tangan

“Kami menyadari bahwa kehadiran kami di sini bukan hanya untuk belajar dan bersukacita bersama, tetapi juga membawa sebuah misi. Kami ingin kembali ke Paroki Renha Rosari Halehebing dengan membawa semangat baru, ide-ide segar, serta iman yang semakin berkobar untuk menghidupkan OMK di paroki kami. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” ujarnya.

Halaman: 12

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru