PERSPEKTIFNUSANTARA.COM – Sambut baru adalah istilah yang digunakan oleh umat katolik untuk menggambarkan momen ketika untuk pertama kalinya, baik anak-anak atau orang dewasa menerima tubuh dan darah Yesus dalam perjamuan ekaristi. Sebagai pengalaman pertama, peristiwa ini membawa sukacita yang sangat dalam bagi orang bersangkutan, keluarga dan umat katolik.
Perasaan sukacita itu kemudian diwujudkan dalam perayaan pesta. Dalam KBBI online, pesta diartikan sebagai perjamuan makan minum (bersukaria dan sebagainya).
Dari pengertian ini kita memiliki gambaran bahwa pesta sambut baru adalah perayaan jamuan makan dan sebagainya karena anak menerima tubuh dan darah Kristus untu pertama kali. Sebagai pesta syukur, tuan pesta biasanya akan mempersiapkannya sebaik mungkin.
Pesta yang baik tentu saja dipersiapkan dengan cermat. Dari segi gambar denah, pesta didukung oleh tiga ruang utama. Pertama, bagian dapur.
Tugas dapur adalah memasak berbagai jenis hidangan untuk semua orang yang hadir dalam pesta, terlebih hidangan untuk para tamu. Di dapur kita akan melihat berbagai macam bahan makanan.
Daging babi, daging sapi, beras, ikan, bumbu dapur, kayu api, minyak tanah, kompor minyak, kompor gas, cucuan piring, dan lain sebagaianya.
Baca juga: Lewut Perline FC, “Night Hero” dari Wailiti Kabupaten Sikka yang Menaklukkan Christian Cup 1 2026
Kita juga akan melihat orang sibuk memasak, mencuci, berkomunikasi, berkoordinasi memastikan makanan siap disajikan. Kepuasan para tamu undangan sangat dipengaruhi oleh kerja orang-orang dapur. Apabila hidangan daging agak keras, pasti menjadi buah bibir, diceritakan kemana-mana. Kadang orang bertanya “siapa kepala dapurnya?”.
