KETUM GERAK NUSANTARA SERUKAN “PROKLAMASI KEMERDEKAAN JILID 2”, TEGASKAN BUKAN REFORMASI JILID 2

Revitriyoso menjelaskan bahwa dunia saat ini sedang menghadapi krisis geoekonomi dan geopolitik yang semakin kompleks. Pergeseran kekuatan ekonomi global dari negara-negara Barat menuju kawasan Timur, khususnya Tiongkok, menurutnya telah menciptakan ketegangan baru yang berpotensi memicu konflik berskala besar.
Revitriyoso Husodo (Tengah), Ketua Umum Gerak Nusantara

“Dalam alam demokrasi, silakan menyampaikan aspirasi. Itu dijamin oleh undang-undang. Namun masyarakat juga perlu waspada terhadap kemungkinan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan gerakan rakyat untuk kepentingan politik tertentu,” katanya.

Dukung Perbaikan Program Strategis Pemerintah

Terkait sejumlah program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, Revitriyoso mengakui masih terdapat berbagai kendala dalam implementasinya di lapangan.

Namun menurutnya, berbagai kekurangan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menolak program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika masih ada kekurangan dalam pelaksanaan, tugas masyarakat adalah memberikan kritik, masukan, dan pengawasan agar program tersebut berjalan lebih baik. Bukan justru menggagalkan program yang manfaatnya ditujukan bagi rakyat,” jelasnya.

Gerak Nusantara Siap Kawal Kedaulatan Nasional

Sebagai aktivis yang turut terlibat dalam gerakan reformasi tahun 1998, Revitriyoso menegaskan bahwa Gerak Nusantara bersama jaringan pelaku UMKM, pekerja budaya, pekerja migran, serta berbagai elemen masyarakat lainnya siap mengambil peran aktif dalam menjaga persatuan bangsa.

Halaman: 1234

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru