Di tengah krisis zaman yang membuat banyak orang kehilangan harapan, keberanian Diakon Paul Tukan menjadi tanda bahwa iman masih hidup. Bahwa masih ada anak muda yang rela meninggalkan kenyamanan demi sesuatu yang lebih besar daripada dirinya sendiri.
Dan mungkin, di tengah dunia yang semakin gaduh oleh ketakutan dan kecemasan, suara sederhana dari Injil itu tetap menjadi jawaban paling kuat: “Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”
