PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, MAUMERE – Semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan pentas seni yang digelar Panitia Pembangunan rumah Pastoran dan Aula Paroki Renha Rosari Hale Hebing. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penggalangan dana pembangunan rumah pastoran dan aula paroki yang nantinya akan digunakan sebagai pusat kegiatan umat dan pembinaan generasi muda.
Pentas seni yang berlangsung meriah itu melibatkan sejumlah sekolah di wilayah Mapitara dan Bola, di antaranya SMAN Bola, SMP PGRI Lero Hae, SMPN 1 Mapitara, SDK Hale, SDK Hebing, dan Stefanus Choir. Para siswa menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya seperti tarian daerah, paduan suara, musikalisasi puisi, hingga monolog yang menghibur masyarakat yang hadir.
Acara tersebut mendapat antusiasme tinggi dari umat dan masyarakat sekitar. Sejak sore hingga malam hari, halaman gereja dipenuhi warga yang datang untuk menyaksikan penampilan para pelajar sekaligus memberikan dukungan bagi pembangunan rumah pastoran dan aula paroki.
Ketua Panitia Pembangunan Aula Paroki, Fr. Fidelis Talik, MSSCC., dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan pentas seni ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi bentuk nyata partisipasi bersama dalam mendukung pembangunan fasilitas gereja yang akan dipakai untuk kepentingan umat dan masyarakat luas.
“Aula ini nantinya akan menjadi tempat pembinaan iman, kegiatan OMK, pertemuan umat, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan. Karena itu, pembangunan aula ini membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.
Pastor Paroki Paroki Renha Rosari Hale Hebing, Rd. Edwardus Dionisius Goa, Pr., dalam sambutannya juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai pentas seni ini menjadi tanda nyata semangat persaudaraan dan kepedulian umat dalam membangun gereja secara bersama-sama.
“Kita bersyukur karena melalui kegiatan ini kita melihat semangat persatuan yang luar biasa. Anak-anak sekolah, para guru, orang tua, pemerintah, dan umat hadir bersama untuk mendukung pembangunan aula paroki ini,” ungkapnya.
