Dari Kandang ke Kesejahteraan: 23 Ekor Kambing Suntik Semangat Peternak Kalikur

Kami berharap bantuan ini menjadi titik awal lahirnya peternak-peternak mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Ketika ekonomi masyarakat tumbuh, maka desa dengan sendirinya juga akan berkembang.
Penyerahan Bantuan 23 Ekor Kambing oleh WaSekjend Tani Merdeka, di Lembata

PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, LEMBATA – Harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa mulai tumbuh dari kandang-kandang ternak di Desa Kalikur WL Bora Lolo, Kabupaten Lembata. Sebanyak 23 ekor kambing disalurkan kepada kelompok ternak setempat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) hasil kolaborasi antara PT Pupuk Indonesia dan Tani Merdeka Indonesia.

Bantuan yang terdiri dari 21 ekor kambing betina dan 2 ekor kambing jantan tersebut bukan sekadar bantuan sosial sesaat. Program ini dirancang sebagai investasi produktif yang diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan rakyat yang berkelanjutan.

Mengusung program “Makmur Bersama Indonesia”, penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dengan menjadikan peternakan sebagai salah satu sektor strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Baca juga: Menanti Uluran Tangan di Ujung Senja: Maria Fatima Bertahan di Rumah Bambu yang Hampir Roboh

Modal Produktif untuk Masa Depan

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal Tani Merdeka Indonesia, Noor Aisyah S. Lamawulo. Selain ternak, program ini juga mencakup pembangunan kandang yang layak serta penyediaan berbagai sarana pendukung guna menunjang pengelolaan pakan dan pengembangan usaha peternakan.

Menurut Noor Aisyah, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat akar rumput.

Baca juga: Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Lanal Maumere Sembelih 6 Hewan Kurban untuk Prajurit dan Warga

 “Kami ingin bantuan ini menjadi modal produktif yang terus berkembang. Harapannya bukan hanya menambah populasi ternak, tetapi juga meningkatkan pendapatan keluarga dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara mandiri,” ujarnya.

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru