PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Flores Timur – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gentaskin menggelar kegiatan penyuluhan tentang pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk bokashi, yang dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pupuk bokashi bersama masyarakat Desa Bilal pada Selasa (21/7).
Kegiatan penyuluhan dibawakan oleh mahasiswa STIPER Bejawa, Alexander Daa dari Program Studi Agribisnis, serta mahasiswa UNIKA Ruteng, Herlina Sangur dari Program Studi Agronomi.
Dalam penyampaiannya, kedua pemateri menjelaskan pentingnya penggunaan pupuk organik sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pupuk kimia. Mereka juga memaparkan kandungan yang terdapat dalam limbah organik, manfaatnya bagi kesuburan tanah, serta tahapan pengolahan limbah organik menjadi pupuk bokashi.
Baca juga: Mahasiswa KKN Unika Ruteng Pelopori Pembersihan Bak Air di Poco Lia, Langkah Nyata Cegah Stunting
Koordinator Mahasiswa KKN Tematik Gentaskin, Jopaula Altariah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Desa Bilal atas antusiasme mereka dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat menginspirasi masyarakat untuk memproduksi pupuk bokashi secara mandiri dan memanfaatkannya di lahan pertanian masing-masing.
Sementara itu, Kepala Desa Bilal, Taher Mahmud, menyampaikan bahwa ilmu yang dibagikan oleh para mahasiswa merupakan hasil dari perjuangan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan. Menurutnya, pengetahuan tersebut diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat sehingga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan semata, tetapi benar-benar diterapkan dalam praktik pertanian guna meningkatkan produktivitas dan hasil panen masyarakat.
Baca juga: KABANUSA Berkolaborasi dengan UKM Katolik UPB Gelar Aksi Sosial Perdana di Panti Jompo True Love