Dilarang Sleep Call

“Tidak mungkin aku harus terus menunggu kalau kamu sendiri tidak tahu kapan akan siap.”
Ilustrasi

“Aku tahu.”

“Aku juga ingin menikah.”

Kata-kata itu terasa sederhana. Namun malam itu aku seperti kehilangan kemampuan untuk berbicara. Telepon berakhir tanpa penyelesaian.

*****

Dan sejak saat itu, hubungan kami semakin rumit. Aku tidak tahu kapan Gilbert mulai hadir dalam kehidupan Bi. Awalnya aku menganggapnya hanya teman. Bi juga tidak pernah menyembunyikannya dariku. Gilbert adalah seseorang yang dikenalnya melalui lingkungan pekerjaan dan keluarga. Ia bekerja dengan baik. Keadaan ekonominya cukup. Ia juga sudah mempunyai tabungan dan rencana kehidupan yang jelas. Tidak seperti aku yang masih harus menghitung setiap pengeluaran.

Suatu malam Bi bercerita kepadaku.

“Gilbert datang ke rumah.”

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru