Dilarang Sleep Call

“Tidak mungkin aku harus terus menunggu kalau kamu sendiri tidak tahu kapan akan siap.”
Ilustrasi

“Ayah tidak memaksaku,” lanjutnya. “Tapi aku tahu apa yang ayah inginkan.”

“Dan kamu?”

“Aku ingin kamu.”

Dadaku terasa sesak.

“Tapi aku juga lelah menunggu.”

Aku menunduk.

 

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru