“Kalau anak saya menangkis, tidak, mungkin hanya ibu jari yang kena, sangat tidak masuk di akal,” pungkasnya sambil memperagakan kejadian.
JPIC SVD: Polisi Sibuk Melindungi Pelaku?
Kritik tajam juga datang dari Tokoh JPIC SVD, Pater Vande Raring, SVD. Ia mempertanyakan profesionalisme penyidik yang dinilai mengabaikan bukti-bukti fisik penting di tempat kejadian perkara (TKP).
”Banyak hal yang perlu diungkap oleh Kepolisian sesuai dengan profesionalisme polisi. Batu-batu tidak pernah disidik, kayu di pengadilan tidak pernah disidik, tangan-tangan siapa yang pegang ini barang supaya kita tahu siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan,” kata Pater Vande.
Ia menambahkan, negara harus hadir membela korban, bukan justru terlihat sebaliknya.
“Polisi lebih sibuk melindungi pelaku, terhadap segi hukum, negara harus hadir membela korban. Ada apa dengan Rovin, ada apa dengan Saver?” tanyanya.
