PERSPEKTIFNUSANTARA.COM– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka terus melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Kali ini menyasar di Daerah Kepulauan sebagai wilayah Terluar, Terpncil dan Terjauh (3T) yakni Desa Kojadoi Kecamatan Alok Timur pada Sabtu (28/06/26).
Ketua KPU Sikka, Herimanto dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa pendidikan pemilih tidak hanya dilaksanakan dalam tahapan Pemilu atau Pemilihan saja, tetapi juga menjadi agenda berkelanjutan non tahapan untuk meningkatkan pemahaman tentang Pemilu dan demokrasi, mendorong lahirnya pemilih cerdas, kritis dan bertanggungjawab.
Herimanto juga mengajak partsipasi aktif dalam setiap tahapan Pemilu/Pemilihan yan akan datang. Tidak hanya menggunakan hak pilih saja, tetapi juga memastikan terdaftar sebagai pemilih, menjadi penyelenggara, peserta Pemilu dan juga kampnye termasuk melawan hoax dan politik uang.
Sementara Sekretaris Desa Kojadoi, Hamusehe menyambut baik dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut dan berharap peserta menyampaikan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 yang lalu sebagai sharing dan mendapat solusi bersama untuk pelaksanaan yang akan datang.
“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Oleh karena itu peserta agar berdialog dengan aktif agar permasalahan yang pernah ditemui dapat disampaikan sebagai solusi bersama”
Kata Hamusehe.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi singkat oleh Anggota KPU Sikka secara bergantian yakni Harun Al Rasyid, Yosef Fedianus Boy Gapo, La Hajimu dan Ignasius Irvanto C. Say yang dipandu oleh Kepala Sub Bagian Teknis (Kasubag), Simon Doni Tukan.
Harun dalam paparanya menyampaikan terkait Peserta Pemilu, Pencalonan, Kampanye dan Pemungutan dan Penghitungan Suara. Yoseph Fredianus Boy Gapo dalam paparanya juga menyampaikan pentingnya memahami resiko hukum dalam tahapan pemilihan.
