PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Jakarta– Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah menjadi momentum refleksi mendalam bagi seluruh umat Muslim di Indonesia. Di tengah dinamika sosial dan tantangan kehidupan masyarakat saat ini, organisasi Wawasan Hukum Nusantara (WHN) mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk kembali memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui ucapan resmi Hari Raya Idul Adha 2026 yang disampaikan Ketua Umum Wawasan Hukum Nusantara, Capt. Arqam Bakri, S.E., M.Mar., MBA., organisasi tersebut menekankan pentingnya menjadikan Idul Adha bukan hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai gerakan kemanusiaan yang mempererat hubungan antar sesama manusia.
Dalam pesannya, Capt. Arqam Bakri menyampaikan harapan besar agar semangat pengorbanan dan keikhlasan yang terkandung dalam Idul Adha dapat menjadi kekuatan moral bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca juga: Idul Adha dan Tenun Solidaritas Kemanusiaan di Flores
“Semoga di momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah akan jadi kebangkitan persaudaraan antara sesama manusia. Makna simbolis dari berqurban adalah memberikan dengan ikhlas serta sukarela sebahagian harta yang disisihkan dan dibagikan kepada anak-anak yatim piatu dan fakir miskin,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa masa depan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen bangsa mampu saling membantu dan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Semoga kelak Indonesia akan jadi negara yang adil, makmur dan sejahtera manakala semua warga negara saling bahu membahu dan tolong menolong dalam segala situasi,” lanjutnya.
Baca juga: Di Tengah Krisis Zaman, Paul Tukan Berani Tinggalkan Kenyamanan Demi Tuhan”
Wawasan Hukum Nusantara, Organisasi yang Mendorong Kesadaran Hukum dan Kepedulian Sosial
