PERSPEKTIFNUSANTARA.COM— Wakil Bupati M. Umbu Djoka secara resmi mengukuhkan dan mengambil sumpah jabatan terhadap 56 pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah, Selasa (11/5/2026). Pengukuhan tersebut meliputi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas sebagai bagian dari penataan birokrasi di daerah itu.
Prosesi pengukuhan berlangsung di Lobi Kantor Bupati Sumba Tengah dalam suasana yang khidmat dan penuh tanggung jawab. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Sekretaris Daerah, para staf ahli bupati, asisten daerah, pimpinan perangkat daerah, serta para pejabat yang mengikuti pengukuhan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar agenda seremonial pemerintahan, melainkan bagian penting dari upaya memperkuat struktur birokrasi agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pelayanan masyarakat.
Baca juga: PADMA Indonesia Kecam Penggusuran di Jalan Irian Jaya Ende, Sebut Sebagai Pelanggaran Berat HAM
Ia menjelaskan, penyesuaian jabatan dilakukan berdasarkan perubahan nomenklatur baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah. Langkah tersebut dinilai penting agar tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
Menurutnya, perubahan struktur organisasi harus mampu menghadirkan semangat baru dalam bekerja. Aparatur sipil negara dituntut tidak hanya memahami tugas administratif, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, setiap pejabat diminta menjaga integritas dan loyalitas dalam melaksanakan tugas pemerintahan maupun pelayanan publik.
Selain integritas, disiplin kerja dan profesionalisme menjadi hal yang turut ditekankan dalam momentum tersebut. Para pejabat yang baru dikukuhkan diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing serta mampu membangun budaya birokrasi yang sehat dan produktif.
Ia menilai tantangan pemerintahan saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan aparatur yang memiliki kemampuan bekerja secara kolaboratif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Baca juga: GMNI Ende Kecam Penggusuran Sepihak di Jalan Irian Jaya, Desak Dialog dan Transparansi
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengajak seluruh pejabat untuk menjaga kekompakan dan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid di semua lini pemerintahan.
