Aku mengambil payung itu, lalu pergi. Di pertengahan jalan, Aku bertemu Om Ito dengan penuh curiga.
“Dari semua yang berbaris di altar itu, ada yang pernah menjadi lenggananku,”
Langkah kecilku, mengakhiri semuanya.

Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.
