Gadis Berpayung

"Dari sekian pemuda yang berbaris di altar itu, ada yang pernah menjadi lenggananku."
Langkah kecilku, mengakhiri semua curiga.
Ilustrasi

Aku mengambil payung itu, lalu pergi. Di pertengahan jalan, Aku bertemu Om Ito dengan penuh curiga.

“Dari semua yang berbaris di altar itu, ada yang pernah menjadi lenggananku,”

Langkah kecilku, mengakhiri semuanya.

 

Penulis, Martin Wukak, adalah seorang mahasiswa filsafat yang sekarang sedang menjalankan kuliah di IFTK Ledalero. Pria Lembata ini juga seorang peminat sastra Aletheia. Ia biasa dipercayakan menjadi sutardara dan juga aktor monolog dalam pementasan seni pada momen-momen tertentu.

 

 

Klik link ini untuk mendapatkan berita terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.

Halaman: 1234567

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru