Renungan Harian Katolik 5 Juni 2026, Kaya Di Mata Allah: Belajar Dari Janda Miskin

Para saudaraku, di mata dunia, janda miskin itu tak berarti. Namun Yesus melihat lebih dalam: bukan jumlah uang, melainkan HATI yang memberi. Dua peser kecil yang ia masukkan ke peti persembahan adalah seluruh nafkahnya, seluruh hidupnya. Orang kaya memberi dari kelebihan: tanpa risiko, tanpa iman.
Ilustrasi

Pesan Untuk Kita

Para saudaraku, belajarlah dari janda miskin untuk: memberi dengan iman, bukan dengan hitungan. Kaya di mata Allah, bukan soal harta, melainkan soal HATI yang berani mempercayakan segalanya kepada-Nya.

Sebab para pemberi akan duduk bersama Bapa, Putra, dan Roh Kudus dalam sukacita yang tak berkesudahan.

Pertanyaan Refleksi

1. Apakah aku memberi dari kekurangan, atau hanya dari kelebihan seperti orang kaya?
2. Apakah aku sungguh menyerahkan yang terbaik kepada Tuhan dan sesama, atau masih menghitung-hitung demi diriku sendiri?
3. Apakah aku percaya janji Yesus bahwa yang memberi akan menerima seratus kali lipat, sehingga berani menabung di Surga dengan hati penuh iman?

Doa Singkat

Tuhan yang Mahakasih,
ajarilah aku untuk memberi bukan dari sisa, melainkan dari HATI yang percaya.
Seperti janda miskin itu, biarlah aku berani menyerahkan yang terbaik kepada-Mu dan sesama. Ingatkan aku bahwa yang berbahagia bukanlah yang menerima, melainkan yang memberi,
dan bahwa Engkau menjanjikan seratus kali lipat bagi yang setia. Jadikan aku kaya di mata-Mu, walau mungkin miskin di mata dunia. Amin.

Klik Link Ini Untuk Dapatkan Renungan Katolik Lainnya Hanya di PerspektifNusantara.com

Halaman: 12

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru