GMNI Sikka Segel Kantor Kejaksaan, Tuntut Tersangka Korupsi PDAM Wairpuan dan Soroti Pengelolaan MBG

Penanganan MBG oleh yayasan-yayasan ini perlu diaudit. Advokasi GMNI Sikka menemukan indikasi bahwa oknum Kepala Daerah dan anggota DPRD Kabupaten Sikka juga memiliki yayasan yang mengelola MBG di Kabupaten Sikka,

​Kompetensi Dipertanyakan: Penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta panitia pengadaan diduga dilakukan tanpa kompetensi dan sertifikasi pengadaan barang/jasa yang sah.

​Proses Tertutup: Proses pelelangan diduga dilakukan secara tertutup dan tidak transparan kepada publik.

​Maladministrasi Kontrak: Ditemukan pengadaan barang/jasa yang tidak sesuai peruntukan, serta adanya paket pekerjaan pengadaan pipa dan aksesoris dengan nilai kontrak ke beberapa pihak rekanan.

​Kerugian Negara Belum Diproses: Hasil Pansus DPRD Sikka telah menunjukkan dugaan kerugian negara sebesar Rp2,8 miliar, namun penanganan hukum di Kejari Sikka dinilai mandek tanpa adanya penetapan tersangka.

​Lima Tuntutan Utama GMNI Sikka

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan hukum, massa aksi GMNI Sikka mendesak Kejari Sikka untuk segera mengambil langkah konkret berupa:

Mendorong kenaikan status hukum dan segera menetapkan tersangka dalam kasus PDAM Wairpuan.

Halaman: 1234

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru