Film dokumenter ini mengajak penonton untuk mempertanyakan kembali makna kemajuan, pembangunan, dan nasionalisme. Apabila pembangunan dilakukan dengan menghancurkan hutan, meminggirkan masyarakat adat, serta merusak keseimbangan ekologis, maka pembangunan tersebut sesungguhnya sedang menciptakan krisis kemanusiaan baru.
Film ini menjadi pengingat bahwa keadilan sosial tidak dapat dipisahkan dari keadilan ekologis. Masa depan bangsa tidak dapat dibangun dengan mengorbankan manusia, budaya, dan alam demi kepentingan ekonomi jangka pendek.
Klik link ini untuk mendapatkan informasi terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.
