“Tiba-tiba terdengar suara kayu patah sangat keras. Jembatan langsung ambruk total. Saya melihat mereka jatuh ke bawah dan menghantam batu-batu besar di dasar sungai,” ungkapnya.
Kapolres Manggarai Barat, Christian Kadang, menegaskan pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kelayakan infrastruktur wisata dan dugaan unsur kelalaian pengelola.
“Kami serius menangani kasus ini. Tim Inafis Satreskrim sedang melakukan olah TKP untuk memeriksa kondisi teknis jembatan,” ujarnya.
Polisi juga akan memanggil pihak pengelola wisata guna mendalami standar operasional keselamatan serta sistem pemeliharaan fasilitas yang diterapkan selama ini.
“Kami akan meminta keterangan pihak pengelola terkait SOP keselamatan dan pemeliharaan infrastruktur wisata,” tambahnya.
Karena korban merupakan warga negara asing, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri dan Kedutaan Besar Austria di Jakarta untuk penanganan administrasi hingga proses pemulangan jenazah.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut. Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, mengatakan pemerintah langsung berkoordinasi dengan TNI, Polri, Basarnas, dan Imigrasi setelah menerima laporan kejadian.
