Respons Cepat Polres TTU Gagalkan Potensi Tawuran Pelajar di Meubeli

Langkah sigap aparat dilakukan setelah personel Siaga Intelkam Polres TTU menerima laporan dari masyarakat sekitar pada pukul 13.24 WITA terkait adanya sekelompok pelajar yang diduga hendak melakukan aksi perkelahian di kawasan Kali, tepatnya di sekitar area dekat SMAN 2 Kefamenanu.
Anggota Polres TTU ketika berada di SMAN 2 Kefamenanu, langkah sigap personel setelah mendapatkan laporan masyarakat terkait aksi perkelahian.

PERSPEKTIFNUSANTARA.COM — Aparat Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (Polres TTU) bergerak cepat mengantisipasi potensi tawuran antar-pelajar yang diduga akan terjadi di wilayah Kelurahan Meubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, Jumat siang (8/5/2026).

Langkah sigap aparat dilakukan setelah personel Siaga Intelkam Polres TTU menerima laporan dari masyarakat sekitar pada pukul 13.24 WITA terkait adanya sekelompok pelajar yang diduga hendak melakukan aksi perkelahian di kawasan Kali, tepatnya di sekitar area dekat SMAN 2 Kefamenanu.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh personel Intelkam dengan melakukan koordinasi cepat bersama petugas piket guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca juga: PADMA Indonesia Kecam Penggusuran di Jalan Irian Jaya Ende, Sebut Sebagai Pelanggaran Berat HAM

Laporan kemudian diteruskan kepada Pamapta II Polres TTU, IPDA Jack S. Johanes, S.I.P., yang saat itu sedang melaksanakan tugas piket di Mapolres TTU. Menyikapi laporan tersebut, IPDA Jack segera memerintahkan personel gabungan untuk bergerak menuju lokasi.

Beberapa menit setelah laporan diterima, aparat kepolisian tiba di lokasi yang disebutkan warga. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi berkumpulnya para pelajar.

Penyisiran dilakukan secara intensif di area bantaran kali, semak-semak, hingga kawasan hutan kecil di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada kelompok pelajar yang masih berkumpul maupun membawa benda berbahaya.

Baca juga: GMNI Ende Kecam Penggusuran Sepihak di Jalan Irian Jaya, Desak Dialog dan Transparansi

Meski tidak lagi menemukan kerumunan pelajar dalam jumlah besar, kehadiran aparat kepolisian di lokasi dinilai efektif dalam membubarkan massa dan mencegah bentrokan fisik terjadi.

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru