Lidah Api dan Sensor Moral: Ketika Semangat Pentakosta Bertabrakan dengan Ketakutan atas Film Pesta Babi

Pentakosta sebenarnya mengandung paradoks yang menarik. Roh Kudus turun bukan ke ruang steril yang aman dari konflik, melainkan ke dunia yang penuh pertentangan politik, perbedaan budaya, dan kecemasan sosial. Bahasa-bahasa asing yang muncul saat itu melambangkan keterbukaan terhadap keberagaman pengalaman manusia. Jika ditarik ke konteks hari ini, semangat itu semestinya mendorong umat untuk berani menghadapi gagasan yang tidak nyaman, bukan buru-buru menutupnya.
Arnoldus Aliando Bewat, S.Fil., Ketua Organisasi Wawasan Hukum Nusantara DPD Sikka. Staf Teknis Sekretariat dan anggota Panwascam Mapitara 2022-2024 (Pemilu), serta Ketua Panwascam Mapitara Pilkada 2024.

Pentakosta mengajarkan bahwa suara yang berbeda tidak harus menjadi ancaman. Dalam kisah itu, banyak bahasa hadir sekaligus, dan justru di sanalah mukjizat terjadi. Dunia modern membutuhkan semangat serupa: keberanian mendengar tanpa selalu merasa harus membungkam. Jika setiap ketidaknyamanan dijawab dengan larangan, maka kita sedang membangun masyarakat yang miskin dialog dan kaya ketakutan.

Pada akhirnya, pertanyaan terbesar bukan apakah Pesta Babi pantas ditonton atau tidak. Pertanyaan yang lebih penting adalah: apakah kita masih percaya bahwa masyarakat dewasa mampu berpikir kritis tanpa harus terus-menerus diawasi? Dan apakah agama masih berani menjadi sumber keberanian moral, atau justru berubah menjadi institusi yang takut pada percakapan terbuka?

Api Pentakosta seharusnya bukan api untuk membakar ruang diskusi, melainkan api yang menerangi keberanian manusia menghadapi perbedaan.

Halaman: 1234

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru