“From Waste to Action”: Anak Muda Labuan Bajo Bergerak untuk Masa Depan Bebas Sampah

Melalui seminar, diskusi interaktif, studi kasus, hingga sesi design thinking, peserta diajak memahami tantangan pengelolaan sampah di wilayah pesisir dan destinasi wisata. Mereka juga didorong merancang ide-ide kampanye kreatif yang dapat diterapkan langsung di komunitas masing-masing.
Direktur Politeknik eLBajo, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si saat membuka kegiatab di kampus Politeknik eLBajo Commodus Labuan Bajo, Manggarai Barat, Kamis (21/5/2026). FOTO: ISTIMEWA PN

Sementara itu, Direktur Destinasi Pariwisata Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Konstant Mardinandus, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor.

Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan, inovator, dan creative leader dalam menciptakan Labuan Bajo yang lestari dan berkelanjutan.

“Kita harus terus mengampanyekan kesadaran mengelola sampah mulai dari rumah tangga. Sampah harus dipilih dan dipilah dari sumbernya,” pesannya.

Melalui kegiatan From Waste to Action, berbagai pihak berharap lahir gerakan kolektif anak muda yang mampu membawa perubahan nyata menuju Labuan Bajo yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Halaman: 1234

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru