PERSPEKTIFNUSANTARA.COM – Sahabat Perspektif Nusantara yang budiman. Setiap kesempatan selalu menjadi momentum berharga bagi setiap orang yang menghayatinya dengan baik. Penghayatan yang baik selalu melahirkan sesuatu yang baik atau (setidaknya) memberi makna atasnya.
Puisi berikut merupakan buah penghayatan penulis ketika memasuki bulan Mei, yang seturut tradisi orang Katolik merupakan bulan Maria, bulan yang dipenuhi dengan upacara dan doa oleh orang-orang katolik baik secara pribadi maupun bersama. selamat membaca.
MEI
Baca juga: Antologi Puisi 1 || Erwin Pitang ||
Mei hadir bersama harum bunga,
Menghias pagi dengan damai yang nyata.
Langit teduh seakan bernyanyi,
Baca juga: Pelabuhan Terakhir, Kumpulan Puisi Arnold Bewat
Menyambut bulan penuh kasih suci.
