Peringatan Wajib Santo Charles Lwanga dan Para Sahabat, Martir
Bacaan: 2 Timotius 1:1-3, 6-12; Mazmur 123; Markus 12:18-27.
“Allah Bukanlah Allah Orang Mati, Melainkan Allah Orang Hidup” (Mrk 12:27)
Dalam Injil hari ini, kaum Saduki datang kepada Yesus dengan pertanyaan yang tampaknya cerdas, tetapi sebenarnya bertujuan menjebak-Nya. Mereka tidak percaya akan kebangkitan orang mati. Namun Yesus menegaskan bahwa Allah adalah Allah yang hidup dan bahwa hidup manusia tidak berakhir di liang kubur. Di hadapan Allah, mereka yang percaya kepada-Nya tetap hidup.
Pesan ini sangat relevan bagi kita yang sering kali kehilangan harapan ketika berhadapan dengan penderitaan, kegagalan, atau kematian orang yang dicintai. Yesus mengingatkan bahwa kematian bukanlah akhir dari segalanya. Kebangkitan Kristus telah membuka jalan menuju kehidupan kekal bagi setiap orang yang beriman kepada-Nya.
Baca juga: Daily Catholic Reflection, 03 JUNE 2026
Dalam bacaan pertama, Santo Paulus menguatkan Timotius agar tidak hidup dalam ketakutan. Roh yang diberikan Allah bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan penguasaan diri.
Kesaksian Santo Charles Lwanga dan para martir Uganda yang kita peringati hari ini menjadi bukti nyata iman akan kehidupan kekal. Mereka lebih memilih mati daripada menyangkal Kristus. Mereka percaya bahwa hidup sejati tidak diukur oleh panjangnya usia di dunia, melainkan oleh kesetiaan kepada Tuhan.
Refleksi
- Apakah saya masih membiarkan ketakutan menguasai hidup saya?
- Apakah saya sungguh percaya bahwa Kristus telah mengalahkan maut?
- Bagaimana saya dapat menjadi saksi harapan bagi orang-orang yang sedang mengalami kesulitan?
Doa
Tuhan Yesus, teguhkanlah imanku akan kebangkitan dan kehidupan kekal. Jauhkan aku dari rasa takut yang melemahkan. Berilah aku keberanian seperti Santo Charles Lwanga dan para martir untuk tetap setia kepada-Mu dalam segala keadaan. Semoga hidupku menjadi kesaksian bahwa Engkaulah Allah yang hidup, kini dan sepanjang masa. Amin.
Baca juga: Renungan Harian Katolik; Selasa, 2 Juni 2026
“Sebab Allah tidak memberikan kepada kita roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban.” (2Tim 1:7)
