Kepolisian Resor Kabupaten TTU kini tengah mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini terlihat dalam aksi panen jagung yang dilakukan secara simbolis di Desa Letmafo, Kecamatan Insani Tengah, Kabupaten TTU. Hal ini dilakukan jauh sebelum panen raya karena mempertimbangan banyak hal.
Kegiatan panen jagung secara simbolis ini turut dihadiri oleh beberapa komponen pemerintahan dan masyarakat. Hal ini menjadi tanda kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Baca juga: ANTOLOGI PUISI II ||Martin Meli||
PERSPEKTIFNUSANTARA.COM— Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (Polres TTU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan panen jagung simbolis yang dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, di Desa Letmafo, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 Wita ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres TTU, Kelompok Tani Moin Fe’u, serta Dinas Pertanian Kabupaten TTU. Panen simbolis ini menjadi bagian dari program Polri dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres TTU diwakili oleh Kabag SDM Polres TTU. Turut hadir pula Kapolsek Insana, perwakilan Camat Insana Tengah, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Insana Tengah, Bhabinkamtibmas Desa Letmafo, Babinsa Desa Letmafo, serta anggota Kelompok Tani Moin Fe’u sebagai mitra utama dalam pengelolaan lahan pertanian.
Lahan jagung yang dipanen dalam kegiatan ini seluas 28 are. Berdasarkan taksasi dari Dinas Pertanian Kabupaten TTU, hasil panen diperkirakan mencapai kurang lebih 910 kilogram. Hasil tersebut menjadi indikator positif dari sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mengelola sektor pertanian secara produktif.
