Dukungan serupa datang dari sektor pertahanan. Kepala Pusat Kesehatan TNI, dr. Hadi Juanda, menegaskan komitmen TNI dalam membantu pemerataan layanan kesehatan di ujung negeri.
“Jaringan pelayanan kesehatan TNI yang tersebar di seluruh negeri dapat dimanfaatkan untuk mendukung LANURI, misalnya mobilisasi personil di bidang kesehatan ke daerah terpencil, pemanfaatan fasilitas kesehatan TNI sebagai titik layanan tambahan, serta pengoperasian kapal rumah sakit di pulau-pulau terpencil. Termasuk mengerahkan sekitar 76.000 personil Babinsa yang tersebar di Indonesia,” pungkas dr. Hadi.
Melalui kolaborasi masif ini, BPJS Kesehatan optimis Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, tanpa terhalang batas geografis.