PERSPEKTIFNUSANTARA.COM_ Tak banyak putri Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa lolos menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan tingkat seleksi Bintara yang begitu ketat.
Maria Masi Ina Sabu (18), perempuan asal Flores Timur ini malah membuktikannya. Meski berasal dari keluarga sederhana dan berada di ujung Pulau Flores, tekad dan daya juangnya tidak bisa diragukan begitu saja.
Pasangan buah hati Stefanus Ola Bura dan Elisabeth Inviolata Hingi Tukan, ini sejak kecil bercita-cita menjadi Polwan. Perempuan kelahiran Waiwadan 6 April 2008 ini semakin memantapkan niatnya setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Frateran Podor Larantuka. Ditambah lagi, dia pernah menjadi anggota pasukan pengibar bendera Kabupaten Flores Timur (Paskibra).
Baca juga: OMK Emaus Nita Berbincang Hangat Bersama Ketua Komisi Kepemudaan Regio Bali Nusra
“Lulus tes kemarin 3 Juli 2026 dan mulai pendidikan tanggal 20 Juli 2026,” kata Maria, Minggu (5/7/2026).
Maria mengatakan, dia akan menjalani pendidikan selama 5 Bulan di Sekolah Polisi Wanita Jakarta.
Maria mengatakan, proses masuk menjadi anggota Polri memang sangat sulit dan ketat. Namun karena itu menjadi cita-citanya maka dia terus belajar termasuk melalui berbagai tahap pemeriksaan baik itu Kesehatan, Akademik hingga Jasmani.
“Kesulitan itu saya anggap sebagai tantangan untuk mendapatkan calon anggota Polri yang siap jasmani, rohani, berintegritas dan berdedikasi tinggi,” imbuhnya.