PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Jakarta, 11 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nagekeo terus membuka peluang kerja sama strategis untuk mempercepat pembangunan daerah. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui audiensi antara Pemerintah Kabupaten Nagekeo dan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) pukul 15.30 WIB di Kantor PT Krakatau Bandar Samudera.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada, S.Sos mempresentasikan kondisi terkini Kabupaten Nagekeo sekaligus memaparkan rencana pembangunan pelabuhan berskala nasional yang diproyeksikan menjadi salah satu simpul logistik strategis di kawasan Flores dan Nusa Tenggara Timur.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah perwakilan Pemerintah Kabupaten Nagekeo, yakni: Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, S.Sos., Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Shafar, S.E., Kabid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah pada Baperida Kabupaten Nagekeo, Evodius Sirilus Nuba Bagur, Walpri Wakil Bupati Nagekeo, Dino
Baca juga: Gobal Indonesia School Lepas 64 Lulusan, Siap Menembus Universitas dan Sekolah Unggulan Dunia
Selain jajaran pemerintah daerah, hadir pula sejumlah investor yang menyatakan kesiapan untuk mendukung agenda pembangunan dan investasi di Kabupaten Nagekeo.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera, Noor Fuad, menyambut baik pemaparan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Nagekeo. Menurutnya, potensi strategis yang dimiliki Nagekeo layak untuk dikembangkan melalui pembangunan infrastruktur pelabuhan yang modern dan berdaya saing.
“Kami berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti dalam waktu dekat sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Nagekeo. PT Krakatau Bandar Samudera siap hadir dan berkontribusi dalam percepatan pembangunan pelabuhan di Nagekeo apabila seluruh persyaratan dan kriteria yang dibutuhkan dapat terpenuhi,” ujarnya.
Sementara itu, Komisaris PT Krakatau Bandar Samudera, Revitriyoso Husodo, saat membuka audiensi menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.