PMKRI CABANG MAUMERE SOROTI REPRESIVITAS POLISI, DESAK EVALUASI TOTAL POLRES SIKKA

"Kami menghormati tugas dan pengabdian Polri sebagai institusi negara. Namun penghormatan itu tidak boleh menghilangkan hak masyarakat untuk mengkritik ketika terjadi tindakan yang dinilai menyimpang dari prinsip-prinsip hukum, keadilan, dan hak asasi manusia,” tegas Mariady.

Ia menilai bahwa kepercayaan publik tidak akan pulih hanya dengan narasi bahwa pelaku adalah oknum, melainkan melalui tindakan nyata berupa transparansi, penegakan disiplin, dan reformasi internal yang konsisten.

PMKRI Cabang Maumere Desak Evaluasi Menyeluruh Sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap kehidupan demokrasi dan penegakan hukum di Kabupaten Sikka, Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Maumere mendesak:

1. Polres Sikka mengusut secara terbuka setiap dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan anggota kepolisian.

2.Dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola pengamanan aksi massa agar lebih mengedepankan pendekatan humanis.

3.Kasus dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur diproses secara transparan sesuai hukum yang berlaku.

4.Pimpinan institusi kepolisian melakukan refleksi dan pembenahan internal guna mencegah berulangnya tindakan represif.

5.Polres Sikka memperkuat pendekatan dialogis dan membangun kembali kepercayaan publik yang belakangan mengalami penurunan.

Halaman: 12345

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru