ANTOLOGI PUISI II ||Martin Meli||

Penulis: Martin Meli

Dalam hening yang dipenuhi harapan
Setiap kepala tertunduk perlahan
Doa-doa naik tanpa suara
Menitipkan luka pada kasih yang dipercaya

Tidak semua hidup berjalan mudah
Ada langkah yang goyah oleh keadaan
Namun tempat itu selalu menerima
Tanpa bertanya dari mana datangnya duka

Di antara nyala lilin dan keheningan
Tersimpan keyakinan yang terus hidup
Bahwa selalu ada jalan pulang
Bagi hati yang ingin kembali percaya

DALAM SATU DOA

 

Satu berdiri di depan membawa terang
Yang lain datang dengan harapan dalam diam
Dipertemukan oleh langkah yang sama
Di tempat sunyi yang penuh makna

Ada yang memberi lewat pelayanan
Ada yang datang membawa pergumulan
Keduanya saling menguatkan
Meski berjalan dari arah yang berbeda

Di balik doa yang dipanjatkan
Tersimpan hubungan yang tak terlihat
Satu menjaga dengan ketulusan
Satu percaya dengan kesederhanaan

Halaman: 1234

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru