ANTOLOGI PUISI II ||Martin Meli||

Penulis: Martin Meli

Bukan sekadar pertemuan biasa
Melainkan ikatan yang tumbuh perlahan
Di antara pengabdian dan keyakinan
Lahir perjalanan yang saling melengkapi

RUMAH DOA

 

Di antara dinding yang berdiri tenang
tersimpan banyak kisah kehidupan
Ada harapan yang datang mencari terang
ada hati lelah yang menemukan keteduhan

Gereja bukan sekadar bangunan diam
ia hidup dalam doa dan persekutuan
Menjadi tempat jiwa kembali pulang
saat langkah kehilangan arah perjalanan

Di sana suara doa saling bertemu
mengalun pelan membawa ketenangan
Ada tangan yang terangkat penuh harap
dan air mata yang jatuh dalam penyerahan

Saat dunia terasa begitu bising
gereja menjadi ruang untuk berhenti
Tempat manusia belajar percaya
bahwa kasih Tuhan tak pernah pergi

Tentang Penulis:
Martin Meli merupakan seorang penulis yang dikenal aktif dalam dunia literasi dan pengembangan gagasan. Ia tercatat sebagai mahasiswa di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero. Berasal dari Magepanda, Kabupaten Sikka. Melalui tulisan-tulisannya, Martin Meli berupaya menyampaikan pemikiran yang reflektif, kritis dan bernilai bagi pembaca.

Halaman: 1234

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru