PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, MAUMERE — Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan ajang Soeratin Cup U-17 yang berlangsung di Stadion Gelora Samador, Maumere. Pertemuan antara Laskar Sembur Paus (Persebata Lembata) yang mengenakan kostum biru dan The Saint Of Sport (Citra Bakti Ngada) yang dibalut jersey oranye berakhir dengan keunggulan Citra Bakti Ngada lewat skor akhir 3-1.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Citra Bakti Ngada tampil cerdik dengan membaca strategi lawan, berhasil mematikan kombinasi umpan pendek dan mematahkan upaya bola-bola panjang yang dirancang anak-anak Lembata.
Baca juga: Mitos Tuan Rumah dan Tragedi Keadilan Substantif
Kebuntuan pecah pada menit ke-37. Pemain nomor punggung 12 Citra Bakti Ngada, Antonius Y. Yanuar Bengu, sukses menyarangkan bola ke gawang lawan sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0 hingga turun minum.
Petaka bagi Persebata berlanjut di babak kedua. Sang penjaga gawang, Nursalim Al Hakim, melakukan pelanggaran keras (DOGSO) di luar area yang berbuah kartu merah langsung dari wasit. Bermain dengan 10 orang membuat langkah Persebata kian berat. Meski tendangan bebas yang didapat Citra Bakti Ngada pasca-pelanggaran tersebut sempat gagal, keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh tim asal Ngada.
Pada menit ke-68, kapten Citra Bakti Ngada bernomor punggung 18, Albertus Roga, menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Albertus Roga kembali mencatatkan namanya di papan skor tak lama kemudian melalui skema indirect freekick yang meluncur mulus ke gawang Persebata, memperlebar jarak menjadi 3-0.
Persebata Lembata pantang menyerah meski bermain dengan kekurangan personil. Usaha pantang menyerah tersebut membuahkan hasil pada menit ke-84 setelah pemain bertahan Citra Bakti Ngada melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang. Arlan S. Dasi yang maju sebagai algojo penalti menjalankan tugasnya dengan sempurna, menipiskan ketertinggalan Persebata menjadi 1-3. Skor ini bertahan hingga laga usai.