PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Nagekeo – Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, kembali diselimuti duka. Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, S.Sos., meninggal dunia pada Sabtu, 3 Oktober 2026, sekitar pukul 20.10 WITA di tenda darurat RSUD Aeramo, Mbay.
Kepergian Gonzalo terasa semakin memilukan karena terjadi ketika dirinya masih berada dalam rangkaian tugas kemanusiaan penanganan bencana gempa Flores yang mengguncang wilayah NTT sejak 15 Agustus 2026.
Direktur RSUD Aeramo, dr. Chandrawati Saragih, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menjelaskan, Gonzalo sebelumnya dirujuk dari Puskesmas Kota di Penginanga dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri.
“Sempt ditangani dokter anestesi, dokter penyakit dalam. Kondisinya sudah tidak baik, sudah kritis. Tidak lama kemudian beliau dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.10 oleh dokter Eric,” ujar Chandrawati.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab meninggalnya Gonzalo belum disampaikan secara resmi kepada publik. Pihak RSUD Aeramo baru membenarkan waktu dan tempat wafatnya sang Wakil Bupati.
Pergi Saat Nagekeo Masih Berjuang Pulih dari Gempa
Gonzalo meninggalkan Nagekeo pada saat daerah itu masih berjuang keluar dari situasi darurat pascagempa.
Baca juga: Kevin Wu Gelar #KopiKevin, Hadirkan Posko Pelayanan Terpadu 3-in-1 Gratis di Pasar Dutamas
Gempa besar yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 berpusat di sekitar wilayah Nagekeo dan menyebabkan kerusakan pada rumah warga maupun fasilitas publik. Nagekeo termasuk wilayah yang mengalami dampak serius dari bencana tersebut.