PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Bukan alam yang kejam, tapi tangan-tangan serakah, yang membangun istana dari ilusi kekuatan.
Pembaca Pena (PerspektifNusantara). Sajak di atas merupakan satu dari sekian sajak yang diciptakan oleh penulis, Martin Meli, pada antologi puisi di bawah ini. Antologi ini merupakan kritik atas pembangunan dan harapan setelah bencana alam gempa bumi Flores. Selamat membaca.
Baca juga: Bu! Batas Waktu Besok
JANJI DAN HARAPAN
Ketika debu akhirnya reda dan matahari kembali menyapa,
Kita tidak sekadar membersihkan reruntuhan,
Baca juga: Gadis Berpayung
Tapi menabur benih di celah-celah beton yang retak.
