Janji dan Harapan || Antologi Puisi Martin Meli

"Bukan alam yang kejam, tapi tangan-tangan serakah, yang membangun istana dari ilusi kekuatan".
Ilustrasi

PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Bukan alam yang kejam, tapi tangan-tangan serakah, yang membangun istana dari ilusi kekuatan.

Pembaca Pena (PerspektifNusantara). Sajak di atas merupakan satu dari sekian sajak yang diciptakan oleh penulis, Martin Meli, pada antologi puisi di bawah ini. Antologi ini merupakan kritik atas pembangunan dan harapan setelah bencana alam gempa bumi Flores. Selamat membaca.

 

Baca juga: Bu! Batas Waktu Besok

JANJI DAN HARAPAN

Ketika debu akhirnya reda dan matahari kembali menyapa,

Kita tidak sekadar membersihkan reruntuhan,

Baca juga: Gadis Berpayung

Tapi menabur benih di celah-celah beton yang retak.

Halaman: 123456789101112

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru