Lalu, ketika bumi sekadar menghela napas berat,
Ketika tanah bergoyang pelan saja, bukan amuk dahsyat,
Topeng kemewahan itu runtuh seketika.
Kaca-kaca indah menjadi serpihan tajam pembunuh,
Pilar-pilar megah patah seperti ranting kering,
Menimbun mereka yang percaya pada janji dinding.
