Janji dan Harapan || Antologi Puisi Martin Meli

"Bukan alam yang kejam, tapi tangan-tangan serakah, yang membangun istana dari ilusi kekuatan".
Ilustrasi

Ada janji yang diucapkan tanpa suara,

Terlukis dalam tatapan mata yang bertemu di antara puing:

Kita akan membangun lagi, bukan hanya rumah,

Tapi rasa aman yang lebih kokoh dari sebelumnya.

 

Harapan itu kecil, seperti tunas hijau yang nekat muncul

Di tengah tumpukan batu bata yang hancur.

Halaman: 123456789101112

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru