PERSPEKTIFNUSANTARA.COM – Tak banyak yang kenal sosok kalem dan tenang bernama Erwin Pitang. Tak banyak yang tahu sepak terjang dari anak Maumere Timur yang satu ini, mungkin sedikit insan yang pernah bersua atau mengenal dia. Maklum, lahir di kampung, ke kota hanya untuk sekolah dan mencari peruntungan dalam hidup. Hehehe..
Namun, rencana Tuhan tak pernah pilih kasih, ia selalu ada untuk orang yang percaya pada setiap rahmatnya yang terberi. Erwin yang pada waktu-waktu sebelumnya hanya dapat menikmati atmosfir sepak bola dari Tribun penonton kini masuk lebih dalam, bukan sebagai pemain, bukan sebagai pelatih, tetapi sebagai aktor yang bertugas memberi “api” mengangkat tensi pertandingan menjadi lebih hidup dalam jiwa penonton. Ya.. Dia dipercaya menjadi komentator sepak bola Soeratin Cup U-17 dan Pertiwi Cup yang digelar di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT.
Baca juga: Christiano Ronaldo, Sepak Bola dan Hermeneutika: Catatan Lepas Seorang Fans
Kepercayaan ini tentu tidak diberi secara instan. Tetapi, berangkat dari setiap serpihan pengalaman nyata yang pernah ditunjukkan Erwin di bidang olahraga.
Berbicara soal olahraga, bagi Erwin, itu bukan hal baru. Ia seorang olahragawan, terampil bermain bola kaki maupun bola tangan (Voly) saat masa masa masih on fire. Tak hanya itu, Alumni IFTK Ledalero ini juga suka berbicara atau berbincang tentang sepak bola. Meskipun ia tengah dirundung duka, karena kekalahan si Messi dan kawan kawan pada perhelatan Piala Dunia 2026.
Kecintaan Erwin terhadap dunia olahraga tak pernah luntur, meski telah berada pada usia yang tidak lagi ideal untuk menjadi “pemain” sesungguhnya di lapangan. Namun berkat kepercayaan yang diperoleh, kesempatan besar terbuka bagi pria muda asal Dobo ini untuk berbicara banyak tentang sepak bola.
Baca juga: KISAH GURU DI SIKKA
Masih hangat dalam ingatan, pengalaman bekerjasama dengan Moa Erwin, demikian sapaan akrabnya, pada beberapa event terkhusus Maumere Milenial Futsal Turnamen yang diinisiasi oleh organisasi Wawasan Hukum Nusantara (WHN) dan digelar tahun 2025 di Gelora Samador Maumere. Sosok slowman ini, sangat telaten dalam mengerjakan tugas yang diberikan dan bertanggung jawab. Ia pun di percaya panitia menjadi komentator dalam turnamen itu.