Mahasiswa KKN Tematik Gentaskin Batch II Gelar Rapat Koordinasi dan Kerja Bakti Bersama Pemerintah Desa Benteng Pau, Kabupaten Manggarai Timur

Mahasiswa peserta KKN berasal dari tujuh perguruan tinggi di Pulau Flores, yaitu Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, Universitas Flores (UNFLOR), Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Ruteng, Universitas Muhammadiyah Maumere, STKIP Citra Bakti Ngada, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Ende, dan Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere. Kehadiran mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat desa melalui berbagai program pemberdayaan.

PERSPEKTIFNUSANTARA.COM, Manggarai Timur, 13 Juli 2026 – Sebanyak 33 mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gentaskin Batch II memulai rangkaian pengabdian kepada masyarakat di Desa Benteng Pau, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, dengan menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Desa Benteng Pau, Senin (13/7/2026).

Mahasiswa peserta KKN berasal dari tujuh perguruan tinggi di Pulau Flores, yaitu Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, Universitas Flores (UNFLOR), Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Ruteng, Universitas Muhammadiyah Maumere, STKIP Citra Bakti Ngada, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Ende, dan Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere. Kehadiran mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat desa melalui berbagai program pemberdayaan.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor Desa Benteng Pau membahas rencana program kerja selama masa KKN. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah desa dan mahasiswa berdiskusi mengenai berbagai potensi desa, kebutuhan masyarakat, serta bentuk-bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan secara bersama agar program KKN berjalan efektif dan memberikan manfaat yang nyata.

Baca juga: Pakaian Ditemukan di Gudang TK, Pencarian Remaja 16 Tahun di Sikka Diintensifkan

Usai rapat koordinasi, seluruh mahasiswa bersama aparatur pemerintah desa melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar Kantor Desa Benteng Pau. Kegiatan ini menjadi simbol semangat gotong royong sekaligus wujud kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan serta upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sejak awal pelaksanaan KKN.

Salah seorang mahasiswa KKN, Stefanus Afrison Deru dari IFTK Ledalero, menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Kuliah Kerja Nyata merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa tidak hanya berkutat dengan teori di ruang kuliah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk mengabdikan ilmu pengetahuan, belajar dari kehidupan masyarakat, serta bersama-sama menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi. KKN menjadi ruang pembelajaran yang membentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: Peletakan Batu Pertama Proyek Puskesmas Boganatar Senilai Rp 8,6 Miliar, Bupati Sikka: Patuhi Regulasi!

Sementara itu, Sekretaris Desa Benteng Pau menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN Tematik Gentaskin di desa tersebut. Ia berharap keberadaan mahasiswa mampu memberikan semangat baru bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Halaman: 12

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ikut kami:

Terpopuler