Indonesia memiliki beberapa kelemahan, yakni: Agraris-terikat dengan tanah; mentalitas insuler-kepulauan dan seperti katak dalam tempurung.
Saya menganalisis pernyatan Hatta sebagai berikut: Pertama, Indonesia sebagai sebuah bangsa selalu terikat dengan tanah. Masyarakat kita rata-rata agraris, petani. Namun, konflik tanah selalu berbuntut panjang di negara ini. Pertumpahan darah bisa terjadi karena saling klaim kepemilikan tanah. Kedua, mentalitas insuler-kepulauan. Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang terbentang dari Sabang-Merauke. Karena terdiri dari pulau-pulau, mentalitas egoistik kepulauan sangat tinggi. Meski satu bangsa, kita kerap mengkotak-kotakan diri dengan mengatasnamakan pulau atau wilayah tertentu dan cenderung mengkerdilkan wilayah lain atau pulau lain. Selalu ada ego wilayah nampak dalam kehidupan berbangsa. Ketiga, mental katak dalam tempurung. Mental dengan wawasan sempit sehingga mudah sekali ikut arus. Kelemahan ini mesti kita rawat untuk diperbaharui agar rumah Kebhinekaan ini aman dan damai, bebas dari sengketa.*
