Dalam perjalanan hidupnya, ia memegang prinsip: “Tak ada yang abadi dalam hidup, tapi rencanakanlah hidupmu dengan baik.” Prinsip tersebut menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan sosial maupun pengabdiannya kepada masyarakat.
Sementara mottonya, “Sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai,” menggambarkan semangat pantang menyerah dan keberanian menghadapi tantangan. Bagi Christian, setiap langkah yang telah dimulai harus dijalankan dengan komitmen dan kesungguhan hingga mencapai tujuan.
Sebagai figur muda, Christian da Cunha juga dikenal membawa visi sederhana namun penuh makna: “Pelan-pelan tapi pasti.” Visi ini mencerminkan gaya kepemimpinannya yang tidak tergesa-gesa, tetapi fokus pada proses dan hasil nyata bagi masyarakat.
Sedangkan misinya, “Hidup terus berjalan dan berikan yang terbaik,” menjadi dorongan untuk terus berkarya, melayani, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dalam berbagai kesempatan, Christian kerap mendorong keterlibatan anak muda dalam kegiatan positif seperti olahraga, kreativitas seni, dan aktivitas sosial kemasyarakatan. Baginya, generasi muda merupakan aset penting daerah yang harus diberikan ruang berkembang dan kesempatan menunjukkan potensi terbaik mereka.
Melalui Christian Cup 1, Christian da Cunha mencoba menghadirkan pendekatan politik yang lebih membumi — hadir di tengah masyarakat bukan hanya melalui ruang formal pemerintahan, tetapi juga melalui kegiatan nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
Banyak pihak berharap turnamen seperti Christian Cup dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Sikka. Dengan konsistensi dan dukungan masyarakat, kegiatan ini diyakini mampu melahirkan atlet-atlet muda berbakat sekaligus memperkuat solidaritas generasi muda Flores.
