Politik Keheningan dalam Film Pesta Babi dan Krisis Ruang Bicara di Era Digital

Film Pesta Babi hadir sebagai refleksi tajam atas situasi tersebut dengan menampilkan suara-suara yang selama ini terpinggirkan. Film ini tidak hanya merekam realitas sosial, tetapi juga memperlihatkan bagaimana struktur kekuasaan memengaruhi distribusi suara dalam masyarakat. Narasi yang dihadirkan menunjukkan bahwa tidak semua pihak memiliki kesempatan yang sama untuk berbicara di ruang publik.
Viktorius Siga, Mahasiswa Semester VI Prodi Filsafat IFTK Ledalero

 

Halaman: 1234567

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ikut kami:

Terpopuler