Politik Keheningan dalam Film Pesta Babi dan Krisis Ruang Bicara di Era Digital

Film Pesta Babi hadir sebagai refleksi tajam atas situasi tersebut dengan menampilkan suara-suara yang selama ini terpinggirkan. Film ini tidak hanya merekam realitas sosial, tetapi juga memperlihatkan bagaimana struktur kekuasaan memengaruhi distribusi suara dalam masyarakat. Narasi yang dihadirkan menunjukkan bahwa tidak semua pihak memiliki kesempatan yang sama untuk berbicara di ruang publik.
Viktorius Siga, Mahasiswa Semester VI Prodi Filsafat IFTK Ledalero

Ketika ruang publik tidak memberikan tempat bagi suara yang berbeda, maka nilai keadilan komunikatif menjadi tereduksi. Dalam perspektif etika komunikasi, setiap individu memiliki hak yang sama untuk didengar tanpa tekanan atau intimidasi. Oleh karena itu, membangun ruang komunikasi yang etis menjadi langkah penting dalam mengatasi politik keheningan.

 

Pada akhirnya, politik keheningan yang tergambar dalam film Pesta Babi merupakan refleksi dari problem komunikasi dalam masyarakat kontemporer. Teori Spiral of Silence memberikan pemahaman mengenai bagaimana ketakutan sosial dapat membungkam suara individu.

 

Fenomena ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu berkaitan dengan relasi kekuasaan dan kepentingan. Oleh karena itu, penting untuk terus mengkritisi narasi dominan yang berkembang di ruang publik. Dengan membuka ruang bagi berbagai perspektif, komunikasi dapat menjadi lebih inklusif dan demokratis. Dalam konteks tersebut, keberanian untuk bersuara menjadi kunci untuk memutus lingkaran keheningan.

 

Klik link ini untuk mendapatkan informasi terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.

Halaman: 1234567

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ikut kami:

Terpopuler