AH TUHAN

Antologi Puisi ||Oktavia Eriska||
Penulis: Oktavia Eriska

Aku berusaha untuk terus menggenggam
Namun engkau melerai jemariku
Senyummu mulai samar dari ingatan
Tersisa hanya rasa yang betah menetap

Awalnya kita adalah rumah
Tempat pulang yang kita yakini
Namun sekarang tertinggal hanyalah puing-puing
Harap yang tak lagi bisa utuh

Aku tak lagi memanggil namamu
Kubiarkan diam memeluk rinduku
Melepas engkau berlalu
Bersama April yang hendak berakhir

 

TENTANG PENULIS:
Oktavia Eriska, lahir Maumere, 25 Oktober 1995,
menuangkan rasa lewat tulisan adalah hobi,
Menulis adalah ruang untuk jujur dan bebas menjadi diri sendiri.

 

Klik link ini untuk mendapatkan informasi terbaru hanya di PerspektifNusantara.com.

Halaman: 1234

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ikut kami:

Terpopuler