Pada kesempatan yg pernah diberi-Nya,
Kita pernah berbagi semua lebih untuk melengkapi
Segala kurang
Kita pernah ikhlas disetiap keadaan dan tulus
Disemua situasi
Pada kesempatan yg pernah diberi-Nya
Kita, aku dan kamu, pernah mengatasnamakan
Cinta untuk segala sesuatu yg mengisi tiap-tiap detik
Dalam ruang juga waktu
Pada kesempatan yg pernah diberi-Nya
Kita berencana tetapi Dia yg merancang
Jalan kita harus berbeda arah adalah
Yang diaminkan-Nya
Dan pada kesempatan yg pernah diberi-Nya,
Kau ramu sajak terakhir untuk kisah kita
“Usaplah air matamu pada ujung jubahku”
Namamu akan selalu ada tanpa tiada dalam lantunan
Harap di sepertiga malamku”.
Ahhhh… Tuhanmn..
Ijinkan kami bertemu Kembali
Meski melalui sedikit doa di kening.
SEHARI MENJELANG APRIL
Berakhir diantara riuh yang direnggut sunyi
Diantara ramai yang diusir sepih
Namamu perlahan pergi dari hati
Bayangmu perlahan pamit dari ingatan
