Dengan 355 KK dan 1.307 jiwa, termasuk 135 bayi dan balita, serta 134 bangunan yang mengalami kerusakan dengan rincian 34 rusak berat, 25 rusak sedang, dan 75 rusak ringan, masyarakat Teno Mese masih membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Misi yang dilakukan oleh tim gabungan menjadi salah satu bentuk nyata bahwa solidaritas kemanusiaan dapat melampaui jarak, medan yang sulit, dan berbagai keterbatasan.
Dari Ledalero menuju Teno Mese, perjalanan itu bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi sebuah perjalanan untuk menjumpai saudara yang sedang menderita, membawa bantuan, menghadirkan penghiburan, dan menyalakan kembali harapan.
