Menang di Papan Skor, Kalah di Ruang Wacana
Maka jawaban atas pertanyaan “apakah Persami diuntungkan atau dirugikan” sesungguhnya tidak hitam putih. Secara formal-administratif, mereka diuntungkan sebab melangkah ke final yang telah lama dinantikan. Namun secara substansial, mereka menanggung kerugian yang jauh lebih kompleks: legitimasi yang digugat, reputasi yang tercoreng, dan kepercayaan publik yang harus dibangun kembali dari nol, bahkan sebelum peluit final dibunyikan.
Pada akhirnya, sepak bola seperti halnya hukum dan politik, mengajarkan satu kebenaran universal: hasil di atas kertas tidak selalu sejalan dengan keadilan yang dirasakan. Dan bagi Persami, jalan menuju final Soeratin Cup kali ini bukanlah karpet merah kemenangan, melainkan jalan berliku yang harus mereka tebus dengan pembuktian di lapangan bahwa mereka layak berdiri di sana, bukan karena kontroversi, tetapi karena kualitas.