Warisan Mental Kolonial Dan Neo-feodalisme
Secara historis, pemisahan ruang dan perlakuan berdasarkan kelas ini sebetulnya membawa kita pada memori kelam masa penjajahan. Pada era Hindia Belanda, struktur sosial sengaja dibuat hierarkis. Para penguasa kolonial duduk di tempat yang teduh dan tinggi, sementara kaum bumiputera berdiri di lapangan terbuka untuk menerima perintah.
Sangat ironis ketika format ruang yang diskriminatif ini justru dipelihara oleh bangsa yang sudah merdeka. Fenomena pejabat yang terlambat dan membiarkan pesertanya kepanasan adalah bentuk nyata dari neo-feodalisme; sebuah mentalitas lama di mana penguasa merasa “wajib dilayani” dan ditempatkan di kasta tertinggi. Bung Karno dahulu pernah mengingatkan bahwa perjuangan setelah kemerdekaan akan lebih sulit karena kita harus melawan bangsa sendiri, termasuk melawan ego dan mentalitas feodal para pemimpin kita.
Menuju Nasionalisme Yang Humanis