Membuka Jalan Menuju PON XXII 2028: Gelora Samador Maumere Jadi Saksi Pembukaan Soeratin Cup U-17 dan Pertiwi Cup 2026

"Pertandingan mungkin hanya berlangsung 90 menit di lapangan, namun jejaring persaudaraan yang dirajut antar-anak muda dari Flores, Timor, Sumba, Alor, Lembata, Rote, hingga Sabu ini akan terjalin selamanya," ujar Rudolf.
Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Ketua Asprov PSSI NTT, Kadispora NT, Ketua DPRD Kabupaten Sikka dan Ketua Panitia dalam Upacara Pembukaan Soeratin dan Pertiwi Cup 2026 di Gelora Samador Maumere.

PERSPEKTIFNUSANTARA.COM — Gemuruh sorak penonton dan aura semangat membara memenuhi Gelora Samador, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, pada Sabtu (25/7/2026). Dua ajang bergengsi sepak bola daerah, Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 dan Piala Ketua TP PKK Provinsi NTT Pertiwi Cup Tahun 2026, resmi dibuka dalam sebuah perayaan meriah yang menyatukan ratusan talenta muda dari seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur.

Sebanyak 723 atlet dari 21 tim Soeratin Cup U-17 dan 4 tim Pertiwi Cup resmi memulai perjuangan mereka. Bukan sekadar mengejar trofi, turnamen ini menjadi panggung awal pembentukan fondasi sepak bola NTT dalam menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, di mana NTT akan bertindak sebagai tuan rumah bersama NTB.

Sepak Bola yang Mempersatukan dan Menghidupkan

Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik, menggarisbawahi keistimewaan turnamen sepak bola yang selalu berhasil menyedot perhatian publik serta membawa multiplier effect bagi perekonomian lokal.

Baca juga: 79 Tahun Yapenthom di Sikka, Pelopor Pendidikan Flores yang Tetap Merawat Semangat “Dari Rakyat untuk Rakyat“

“Sepak bola itu tidak hanya membawa harapan, tetapi juga mempersatukan dan menghidupkan. Selama sebulan ke depan, UMKM sekitar dipastikan tumbuh dan berkembang,” ungkap Chris Mboeik.
Chris juga menyoroti sejarah baru yang diukir di Kabupaten Sikka.

Untuk pertama kalinya, turnamen Piala Pertiwi (kompetisi resmi PSSI untuk sepak bola putri) diselenggarakan di NTT, menggandeng ajang Soeratin Cup U-17 dan Liga Pelajar. Langkah strategis ini diambil sebagai ajang talent scouting awal untuk membidani tim PON Putri NTT 2028, di mana Sikka dan Gelora Samador telah disepakati untuk diusulkan sebagai host atau rumah bagi cabang olahraga sepak bola putri pada PON 2028 mendatang.

Menatap PON XXII 2028: Bukan Sekedar Tuan Rumah, Tapi Harus Berprestasi

Mewakili Gubernur NTT, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) NTT, Alfonsus Theodorus, menegaskan bahwa Pemprov NTT memandang turnamen ini bukan sekadar kompetisi rutin harian, melainkan cikal bakal sejarah besar olahraga daerah.

Baca juga: Maumere Bergemuruh! 23 Tim Siap Bertarung di Piala Gubernur Soeratin Cup U -17 & Piala Pertiwi.

“Kita tidak hanya berbicara tentang kesiapan sebagai tuan rumah PON 2028, tetapi juga kesiapan sebagai daerah yang berprestasi. Dari Soeratin U-17 dan Pertiwi Cup di Gelora Samador ini, kita ingin melahirkan generasi baru atlet NTT yang kelak berdiri di podium PON, SEA Games, bahkan Olimpiade,” puji Alfonsus.

Halaman: 123

CATATAN REDAKSI:

Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan atas penayangan artikel dan/atau berita di atas, dapat mengajukan sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami. Koreksi tersebut dapat disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ikut kami:

Terpopuler