“Kami sebagai lembaga DPRD Kabupaten Nagekeo mendukung pemerintah daerah yang terus berjuang untuk berkomunikasi dengan pemerintah pusat dalam memperhatikan pembangunan di desa-desa Kabupaten Nagekeo melalui berbagai program dari Kementerian Desa. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Shafar.
Sementara itu, Wakil Bupati Gonzalo menjelaskan bahwa konsep desa tematik yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Nagekeo akan disesuaikan dengan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing desa.
“Kita mendorong pembangunan di desa-desa Kabupaten Nagekeo melalui program desa tematik sesuai dengan potensi desa masing-masing. Ada desa yang memiliki kekuatan pada kampung adat, ada yang unggul pada komoditas perkebunan dan pertanian, serta ada yang memiliki potensi besar sebagai desa pariwisata. Potensi-potensi ini perlu didukung melalui program pemerintah agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Selain pengembangan desa tematik, Pemerintah Kabupaten Nagekeo juga mengusulkan dukungan terhadap program listrik masuk desa dan penguatan sektor pendidikan sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia.
“Selain itu, kami juga mendorong program listrik masuk desa dan berbagai program di bidang pendidikan. Pembangunan desa harus dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tambah Gonzalo.
Audiensi juga menyoroti peluang pengembangan desa tematik berbasis potensi lokal, seperti sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, serta pengembangan produk unggulan desa yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Nagekeo menilai program desa tematik dapat menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat identitas dan keunggulan masing-masing wilayah.