Kegiatan tersebut dinilai mampu menjadi sarana bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan di bidang produksi konten digital.
“Lomba seperti ini sangat baik karena memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan talenta yang mereka miliki. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang,” katanya.
Salah satu peserta, Novela Mahesa, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya. Ia mengatakan proses perlombaan tidak mudah karena membutuhkan kreativitas, energi, dan konsistensi yang tinggi.
“Lomba ini sangat menguras tenaga dan pikiran. Video yang dibuat bukan hanya satu, tetapi beberapa video sehingga membutuhkan kerja sama tim yang baik,” ujarnya.
Meski demikian, Novela menilai kerja keras tim selama mengikuti kompetisi akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan.
“Kami merasa puas dengan hasil yang diperoleh,” tuturnya.
Sementara itu, Christian da Cunha juga menjelaskan bahwa Christian Cup I merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi generasi muda di Kabupaten Sikka.
